Kejaksaan Agung Berharap Bisa Join Investigation dengan KPK



Kejaksaan Agung Berharap Bisa Join Investigation dengan KPK


Jaksa Agung M Prasetyo mengungkapkan harapannya dapat bekerja sama dengan KPK dalam hal penanganan kasus. Prasetyo mengakui KPK lebih ditakuti dibanding lembaga penegak hukum lainnya.

"Kepada Pak Agus, kepada KPK, saya masih menyimpan harapan dan keinginan kerjasama yang lebih luas, lebih strategis dan lebih besar, yang semestinya dapat dilakukan bersama. Upaya asset recovery. Melibatkan semua stakeholder terkait," kata Prasetyo saat acara Penyerahan Aset Rampasan KPK ke Kejaksaan Agung, Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).

"Terlebih dan terutama dalam kolaborasi, join investigation dalam proses penanganan dan penyelesaian perkara termasuk penelusuran dan pengamanan aset-aset hasil kejahatan korupsi," sambung Prasetyo.
Di hadapan para jaksa dan petugas KPK yang hadir, Prasetyo mengaku sempat curhat kendala jaksa dalam menangani kasus. Dia mengatakan sekecil apapun perkara yang ditangani jaksa, seringkali diintervensi.

"Sempat ngobrol dengan Ketua KPK dan Wakil Menteri Keuangan, 'Pak, perbedaan KPK dan Kejaksaan dalam hal penanganan perkara antara lain saat KPK menangani satu kasus, sebesar apapun atau sekecil apapun semua pihak akan lari tak berani mendekat. Sebaliknya Kejaksaan atau penegak hukum yang lain menangani satu kasus sekecil apapun seringkali ada gerakan untuk intervensi. Itu yang berbeda," terang Prasetyo.

Prasetyo merasa karena itulah jaksa sangat memerlukan kerjasama dengan KPK. Menurut Prasetyo, jaksa bisa memanfaatkan wewenang lebih yang dimiliki KPK dan KPK bisa memanfaatkan jaringan luas yang dimiliki kejaksaan. Tour Murah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jokowi Bahas Isu Perbatasan dan Perlindungan TKI, Saat Bertemu Menlu Malaysia